Tak terasa, hari ini sudah ada di ujung Ramadhan. Teramat sedih rasanya harus ditinggalkan bulan ini, bulan yang penuh barokah dan ampunan. “Bagaikan harus melihat punggung kekasih yang berjalan meninggalkan kita, dan kita harus menahan rindu untuk bersua lagi 11 bulan kedepan…….”😦 begitu kata temen…

Ya Allah Ya Ghaffar………

Faghfu anniiii Ya Allah..

Faghfirliiii….

Faghfirliiii….

Faghfirliiii….

Banyak dosa dan kesalahan yang telah aku perbuat Ya Allah, hanya kepada-Mu lah aku memohon ampun atas salah ini.

Dan aku yakin Engkau Maha Pengampun bagi hamba-Mu yang memohon ampunan..

“Allahumma Innaka ‘Afuwun karim tuhibbul ‘afawa fa’fu annii Ya Kariim……”

Ya Allah Ya Latiif..

Karuniakanlah kepada hamba kelembutan hati.

Untuk selalu bermuhasabah pada diri ini dan sadar akan dosa-dosa hamba kepada-Mu

Untuk selalu mensyukuri segala nikmat yang telah Engkau berikan untukku Ya Allah

Untuk selalu menyadari kebesaran-Mu..

Agar hati ini mampu menangisi dosa hamba dan memohon ampun Kepada-Mu

Ya Allah Ya Shakur…

Terimalah amal ibadah hamba..

Sholat dan i’tikaf hamba yang sangat jauh dari yang Engkau harapkan

Puasa hamba, yang semoga tidak hanya berupa lapar dan haus saja..

Tadarus dan tadabur firman-Mu, yang (Ya Allah…. ) malu hamba pada alam ini yang begitu istiqomah bertasbih kepada-Mu, sedang aku….😦

Hamba malu untuk menyebut sodaqoh dan zakat hamba, karena itu semua hanyalah titipan-Mu.

Ya Allah..

Hanya Kepada-Mu aku berserah diri

Hanya Kepada-Mu aku bergantung

Hanya Kepada-Mu aku memohon…

Sungguh sangat malu hati ini selalu memohon dan meminta kepada-Mu, sedangkan nikmat yang sudah Engkau berikan tiada terkira dan aku jarang mensyukurinya. Tapi aku hanya hamba-Mu yang pasti tiada berdaya apapun tanpa campur tangan-Mu Ya Allah…

Dan aku yakin Engkau akan sangat senang kalau aku meminta hanya Kepada-Mu..

[ Allah baik ya..🙂 ]

Kabulkan lah doa-doa ku..

Ya Allah..

Karuniakanlah kepadaku keimanan dan keistiqomahan..

Agar kebaikan yang aku kerjakan dibulan ini, istiqomah aku kerjakan dibulan-bulan berikutnya hingga aku (Insya Allah) berjumpa lagi dengan bulan ampunan-Mu

Agar keburukan yang aku tinggalkan dibulan ini, istiqomah aku tinggalkan.

Ijinkanlah aku untuk Engkau pertemukan lagi di Ramadhan mendatang..

Ya Allah.. Ya Rahman.. Ya Rahhiim.. Ya Aziz.. Ya Ghaffar…

Ampunilah dosa-dosaku…..

Irhamna Ya Allah.. Irhamna…..

Alhamdulillah…

Aku disampaikan pada hari yang suci ini..

Semoga aku termasuk hamba-Mu yang layak untuk merayakannya

Kembali ke fitrah……

Ah… Betapa mulia-Nya Engkau Ya Allah…

muhasabah di penghujung ramadhan… dan kujelang idul fitri dengan perasaan yang campur aduk…😉.

Tadi saat ke pusara bapak, aku menangis.. , suatu hal yang jarang sekali terjadi

aku yang sedang belajar kuat dan belajar menggali hikmah hidup dari si adik kecil yang penuh kesabaran dan keihlasan untuk menjalani hidup ini yang yakin akan “sayang dan cinta Allah” atas takdir hidupnya.

“Jangan menangis lagi ya dik… andaikan bahuku bisa setiap saat menjadi tempat bersandarmu… maafkan.. ”

Dan tak lupa…

Buat semua sahabatku.. dimanapun kalian berada (halah.. basane..)

Di hari fitri ini ijinkan wiwik mengucapkan :

Taqobbalallahu minna wa minkum, kullu aamnin wa antum bi khoir

(semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian, semoga sepanjang tahun Anda selalu dalam kebaikan)

Allahumma ja’alna minal aaidiin wal faidzin

(Ya Allah jadikanlah kami orang yang kembali dan orang yang menang)

Amiin……..

Jangan pernah bosan apalagi bete dengan permintaan maafku.. karena aku hanya seorang manusia biasa yang punya banyak salah kalian, walaupun itu hanya sebuah PRASANGKA…

MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN ya………..

🙂

Maaf kalo postingannya terlambat, postingan ini ku publish sambil sayup kudengar takbir.

Allahu akbar..allahu akbar.. allahu akbar..

Laa ilaa ha ilallahu wallahu akbar . Allahu akbar walillaahilhamd…

Sungguh Maha Besar Engkau Ya Allah….